Pages

Kesalahan Fatal Saat Bercinta


Keinginan membuat pasangan merasa nyaman dan nikmat saat berhubungan intim, tanpa disadari justru menciptakan kesalahan fatal.

Tujuan yang semula dibuat untuk memuaskan pasangan pun, justru menciptakan ketidaknyamanan.

Berikut beberapa kesalahan sederhana namun berakibat fatal saat bercinta, berhasil dirangkum INILAH.COM, Minggu (28/10).

Lupakan ciuman

Percaya atau tidak ternyata banyak pasangan tidak saling mencium saat berhubungan seks. Mereka beralasan karena posisi bercintanya tidak memungkinkan melakukan hal itu atau terlalu bersemangat mencapai klimaks. Padahal sangat disarankan mencium pasangan untuk menambah gairah.

Mengigit sebelum pasangan siap

Meskipun tindakan spontan dan agresif sangat disukai, namun mengigit bagian tubuh pasangan bisa menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Jadi pastikan pasangan sedang dalam kondisi fit dan perasaan senang.

Hanya fokus pada area intim

Selain memperhatikan alat kelamin pasangan yang besar, Anda harus memperhatikan bagian tubuhnya yang lain. Lebih baik fokus untuk beberapa waktu di seluruh tubuhnya.

Misalnya dari pergelangan tangan, punggung, lutut dan perut. Belai lembut bagian itu sampai pasangan merasakan kenikmatan.

Orgasme dini atau terlambat

Terlalu cepat orgasme atau terlalu lama orgasme juga akan menganggu perasaan pasangan. Aturlah sebaik mungkin agar Anda dan pasangan bisa mencapai orgasme bersamaan.

Bersifat pasif

Jika merasa nikmat saat bercinta, katakan yang sebenarnya. Jangan tetap diam karena mengatakan yang sebenarnya bisa membuat suasana seks lebih asyik. Tak hanya itu, Anda sebaiknya kreatif ketika bercinta. Jangan hanya menurut dan membiarkan pasangan selalu memegang kendali.

'Mengeluh'

Memang membuat beberapa suara penting agar pasangan mengetahui kalau Anda menikmati saat berhubungan intim. Tapi mengeluarkan suara terlalu banyak adalah hal yang harus dihindari.

Bahkan saat Anda begitu menikmatinya usahakan suara yang timbul tak terlalu berisik. Anda tentu tak ingin tetangga mendengarnya bukan?

No comments:

Post a Comment